Apa itu Kampanye Video Outstream?

Iklan video outstream:

  • Tayang di situs web di luar YouTube agar iklan video kamu bisa tayang kepada orang yang sedang browsing situs-situs tersebut.
  • Hanya tayang di smartphone & tablet. Ketika pengguna sedang meng-scroll sebuah artikel/laman di sebuah situs web/app, mereka akan melihat iklan video Anda.
  • Video ecara otomatis “Mute” / “Tidak ada suara”. Pengguna hanya tinggal tap iklan video Anda untuk mengeluarkan suara.
  • Tidak bisa di-Skip (non-skippable)

Contoh iklan video outstream di sebuah artikel di situs web:

Bagaimana cara hitung biayanya?

  • Kamu ditagih untuk iklan video outstream berdasarkan biaya Viewable Cost-per-thousand-Impressions (vCPM)atau CPM terlihat. Artinya, kamu hanya membayar jika iklan video kamu “terlihat” oleh seorang pengguna.
  • Iklan dihitung sebagai “terlihat” jika 50% ruang layar iklan video terlihat selama 2 detik atau lebih.
  • Contoh: jika kamu pasang bid vCPM IDR 20.000 –> artinya kamu bersedia membayar IDR 20.000 untuk 1.000 kali iklan video kamu “terlihat” oleh pengguna.

Format iklan video outstream apa ya? Apa aja yang diperlukan untuk buat iklan ini?

Upload video yang mau dijadikan iklan ke YouTube. Nanti tinggal masukkan URL video YouTube pada tahap buat iklan. Selain itu, juga membutuhkan:

  • Gambar logo (Format: JPG, GIF, atau PNG. Rasio aspek yang direkomendasikan: persegi berukuran minimal 200 x 200 piksel, latar belakang transparan)
  • Judul dan deskripsi
  • URL halaman landing

Mau dong! Gimana cara buat kampanye dan iklan video outstream?

Berikut ini adalah langkah – langkah untuk membuat campaign iklan Video Outstream

  1. Masuk ke akun AdWords
  2. Klik menu Kampanye > klik tombol +
  3. Pilih jenis kampanye: Video & sasaran: Brand awareness dan jangkauan.
  4. Pilih subjenis kampanye Outstream.
  5. Masukkan setelan kampanye
  6. Buat grup iklan dan masukkan jumlah bid.
  7. Tetapkan detail penargetan.
    1. Ada 5 metode penargetan: Demografi, Audiens, Kata Kunci, Topik, Penempatan.
    2. Sangat disarankan untuk hanya menggunakan satu metode saja untuk satu grup iklan (seperti screenshot di bawah) agar penayangan iklan tidak terlalu sempit / jarang.
    3. Misalnya, jika kamu menggunakan 2 metode: Audiens & Topik –> artinya sistem hanya akan menayangkan iklan kamu kepada seseorang yang memenuhi kedua persyaratan Audiens & Topik (bukan salah satu persyaratan saja) –> maka penayangkan iklan akan dipersempit.
       
  8. Buat iklan dengan video, logo, judul, deskripsi, dan URL final.
  9. Opsional) Pilih thumbnail yang akan muncul sebelum video mulai diputar.
  10. Klik Simpan dan lanjutkan.
Baca Juga  Jakarta Wordpress Meetup #15 2018 SEO, AMP and Adsense!

Sumber : Google Advertiser Community Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here