Rata-rata, kami sudah melihat bahwa pengiklan dapat meningkatkan konversi 43% lebih banyak menggunakan Performance Planner untuk merencanakan pembelanjaan Google Ads mereka secara lebih baik.

Performance Planner mengidentifikasi jumlah pembelanjaan terbaik untuk kampanye Anda agar mendorong konversi tambahan. Misalnya, Anda memiliki anggaran bulanan sebesar Rp920 juta di 100 kampanye Penelusuran. Performance Planner akan merekomendasikan cara mendistribusikan Rp920 juta tersebut di seluruh kampanye Penelusuran untuk memaksimalkan konversi dan memproyeksikan hasil dari perubahan ini dalam perkiraan Anda.

Anda juga dapat menggunakan Performance Planner untuk mencoba penyesuaian lainnya (mis., tingkat pembelanjaan atau CPA yang berbeda-beda) dengan mengklik berbagai titik pembelanjaan untuk melihat perubahan konversi yang dihasilkan. Misalnya, Anda dapat melihat perbedaan volume konversi yang dapat diterima dengan CPA sebesar Rp120.000 dibandingkan dengan CPA sebesar Rp200.000. 

Dalam rencana Anda, kampanye dapat dipelajari secara lebih mendalam. Anda dapat melihat perkiraan tingkat kampanye, lalu mengalokasikan pembelanjaan sebagaimana mestinya ke kampanye tersebut. Anda bahkan dapat menambahkan kata kunci untuk melihat bagaimana istilah baru akan memengaruhi kemungkinan performa. 

Perubahan tidak diterapkan secara otomatis. Anda dapat menerapkan perubahan tersebut dengan mendownload file dan menggunakan Google Ads Editor.

Diposting oleh Ahmad Ismail, Product Manager, Google Ads
Source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here