Merasa masih anak muda ?, saya sendiri tentu masih anak muda, yang sebentar lagi akan menikah di bulan desember 2018 (aamiin mohon doanya). Jadi saya mau sedikit sharing saja mengenai pengalaman hidup yang selama ini telah saya jalani. Jika kalian merasa masih anak muda seringkali dikaitkan dengan kebiasan berhura-hura menghabiskan uang penghasilan sendiri. Apalagi untuk kalian yang baru bekerja para firstjobber pastinya akan menikmati uang hasil sendiri. Demi memenuhi kebutuhan serta keinginan dari jeri payah sendiri semata – mata uang itu dicari untuk dihamburkan, luar biasa.

Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan saja, sebenarnya fungsi dari uang itu sendiri lebih berarti. Apalagi dalam keadaan darurat, mending punya uang simpanan sendiri, tapi kebanyakan orang justru malah berhutang kepada saudaranya, atau temannya, maupun orang lain. Karena mereka ini lah yang pada awalnya tidak terpikir untuk mengamankan dananya sendiri seperti menabung.

Menabung juga bukanlah jalan satu-satunya untuk simpanan dana pribadi, ada opsi lain seperti lewat investasi. Nah opsi investasi sendiri banyak jenisnya, mau berinvestasi dimana dan bagaimana keuntungannya dengan berinvestasi. Biasanya opsi investasi ini untuk mereka yang sudah terbilang mapan keuangannya dan sudah berkeluarga. Tapi di tahun 2018 ini hal tersebut sudah bukan lagi jadi kendala untuk berivenstasi.

Seperti yang kita ketahui dengan berinvestasi tersebut demi masa depan yang lebih cerah. Sekarang ini sudah ada beberapa anak muda berumur 24 – 30 tahun (belum menikah) yang sudah terjun kedunia investasi. Hanya saja dari mereka ini bingung memilih investasi apa yang cocok untuknya. Jika mereka takut akan jatuh sakit yang memang butuh biaya yang tinggi tentu mereka harus menyisihkan uang mereka dengan berinvestasi kesehatan seperti asuransi. Ada yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi tentu mereka inilah yang investasi dana untuk pendidikan.

Saya seorang digital performance marketing di salah satu perusahaan finansial teknologi memiliki saran tersendiri bagi anak muda yang ingin berinvestasi dengan minim risiko dan return menarik. Investasi dengan mendukung pertumbuhan perekonomian di Indonesia ini, tiada lain adalah finansial teknologi p2p lending.

Memang bagi anak muda maupun yang udah berumur juga belum paham tentang P2P Lending itu apa, harus belajar terlebih dahulu mengenai industry teranyar ini. Kalian bisa mengunjungi websitenya langsung seperti Platform P2P lending marketplace punya Investree. Namun, perlu disadari segala jenis investasi tentu saja memiliki risikonya masing-masing. Kesuksesan berinvestasi sendiri bergantung pada kelihaian pelakunya. Sehingga, sebelum memilih cara berinvestasi, ada baiknya memilah cara yang cocok dengan kepribadian agar tak salah jalur.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here