Kamu siap untuk Menikah ?

0
112

Sesuai judul artikelnya “Kamu siap untuk Menikah ?”. Saya rasa banyak yang lebih berpengalaman tentunya untuk kalian yang sudah “Senior”. Dalam sebuah pernikahan yang perlu diperhatikan adalah tentang kejujuran. Kejujuran merupakan salah satu bekal yang paling penting dalam segala aspek. Bukan hanya bobot dan bebet nya, bukan hanya soal tentang karir, tapi darkside di masa lalu.

Ada beberapa orang yang kecewa dengan pasangannya karena baru tahu sesuatu dan baru terbuka secara terang benderang setelah menikah. Kecewa karena soal kisah percintaan di masa lalunya. Siapa yang berani jujur soal mantan – mantan pacarnya ?. Tentang apa saja yang udah pernah dilakuin sama si mantan selama pacaran. Namanya juga fase remaja kan, dimana hormon sedang bekerja dengan sangat ganas-ganasnya. Apakah ada yang benar – benar bersih ? mungkin ada dari 1juta orang hanya 1 sampai 5 saja.

Jujur itu berat, namun jika kalian menerapkan sifat jujur sebelum pernikahan itu jauh lebih ringan dibandingkan kalian baru jujur menjelang pernikahan. Jika diawal kalian tidak pernah jujur, taruhannya tentu saja rencana pernikahan yang sudah dibangun susah payah bisa hilang begitu saja. Namun hal itu merupakan jalan terbaik jika kalian lebih mengetahui terlebih dahulu mengenai si pasangan. Namun ada juga yang saling menerima kekurangan – kekurangan di masa lalunya sehingga pada saat menjelang pernikahan sudah mengerti satu sama lain.

“Sesuatu yang dimulai dengan baik, pasti akan berujung baik, Tapi sesuatu yang diawali tidak baik, belum tentu akan berujung baik.”

Lalu kalian akan memulainya dari mana ?, jujur duluan ? atau jujur belakangan ?. Kalian tentukan sendiri sesuai dengan keteguhan iman masing – masing.

Menikah itu cukup berat loh, dan jangan sembarangan. Saat itu pola pikir saya masih sangat sempit dan berasumsi bahwa menikah itu enak, tentu saja tidak ferguso~. Namun seiring waktu saya banyak belajar dan sadar bahwa menikah itu nggak seenak dan segampang keliatannya. Menikah itu seperti tanda kemenangan. Kemenangan atas cinta yang telah diperjuangkan, juga kemenangan atas kedewasaan di mata orang lain. Tapi ingat janga lupa menikah itu butuh kesiapan yang nggak main-main.

Karena menikah itu bukan hanya soal kamu dengan pasangan, tapi juga menyatukan dua belah pihak keluarga dengan 2 budaya yang berbeda dan kebiasaan yang berbeda. Kamu harus menerima dia dan keluarganya. Kita juga harus siap mengahabiskan sisa hidup dengan setia kepada satu orang saja. Bangun liat dia, mau tidur liat dia lagi dan habis pup pun ketemu dia lagi. Harus siap juga menghadapi “THE REAL LIFE” di mana pahit dan manis ada di sana. Harus siap merawat pasangan. Siap jadi orang tua dan untuk perempuan siap mabok karena hamil.

Jika menikah muda tentunya kalo suami belum mapan perlu Double Engine untuk menggerakan kebutuhan hidup. Dapat penghasilan itu gak harus kerja diluar rumah kok. Karena zaman sekarang sudah maju saya kira rezeki bisa didapat dari mana saja asalakan kalian ada niat dan usaha. Itu sangat possible menurut saya.

Jadi enjoy your life brother & sister 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here