Apakah kamu pernah merasa kecewa pada sebuah perusahaan penyedia hosting? Mungkin kamu kecewa karena server yang kamu gunakan sering down, website sering bermasalah, dan secara tidak langsung membuat traffic websitemu menurun drastis. Memilih web host memang harus sangat hati-hati. Atau mungkin ini adalah kali pertamamu membuat sebuah website dan menggunakan jasa hosting? Dan sekarang sedang mencari mana penyedia webhosting yang terbaik? Dan mungkin kamu juga sedang bingung bagaimana caranya mendapatkan penyedia hosting terbaik? Apapun ceritamu, memilih web host memang harus mengetahui beberapa hal terlebih dahulu agar bisa dijadikan pertimbangan. Kalau kamu tidak tahu bagaimana caranya menemukan yang terbaik, maka kamu tidak akan bisa menemukan yang terbaik. Nah, berikut ini 4 hal yang harus kalian perhatikan terlebih dahulu sebelum memilih penyedia hosting mana yang paling tepat untuk kebutuhanmu!

Memilih Web Host Dengan Melihat Performa

Hal pertama yang harus kalian pertimbangkan ketika memilih sebuah penyedia hosting adalah dengan melihat performanya. Lalu performa itu apa saja? Aspek apa saja yang harus dilihat dan diperhatikan? Berikut beberapa poin pentingnya.Pertama, Perhatikan prosentase uptimenya. Kami sangat menyarankan agar kamu memilih hosting yang sudah terbukti bisa menjaga servernya agar tetap online. Setidaknya prosentase minimal server online itu 99.90 persen setiap bulan. Dengan uptime yang baik, maka kamu akan terhindar dari website yang tetiba down dan menurunkan pengunjung web. Biasanya, setiap hosting terbaik di Indonesia memberikan garansi padamu prosentase uptime sebesar 99.90%. Tapi tetap sadari, ketika mereka menyarankan angka itu, artinya websitemu juga akan offline selama 10 menit setiap minggu atau 40 menit setiap bulan. Itu kira-kira 1 menit sekian setiap harinya. Kalau websitemu adalah e-commerce yang sangat ramai dan hampir setiap detik dikunjungi banyak orang, maka cari yang memberikan garansi uptime hingga 100%.

Kedua, perhatikan kecepatan load halamannya. Pastikan bahwa kecepatan load halamannya berada di bawa 1000ms. Meskipun perlu kamu tahu bahwa kecepatan website itu bergantung juga dari struktur website tersebut dan banyak faktor lain. Tapi ketika servermu lambat, mau struktur websitemu ringan ya akan tetap lambat. Jadi pastikan kecepatan load halamannya cukup cepat. Semakin lelet, pengunjungmu semakin sedikit. Ketiga, cek storage dan bandwidthnya. Pastikan juga bahwa storage atau disk space serta bandwidthnya unlimited. Kamu jelas tidak suka kuota yang terbatas kan? Jadi pastikan resource websitemu tidak terbatas. Meskipun perlu kamu sadari bahwa unlimited ini sejatinya juga tetap memiliki batasan. Artinya ada batas maksimum, biasanya disebut unlimited karena kamu tidak akan menyentuh batas itu. Jika seandainya websitemu menggunakan cukup banyak storage, misalkan ada banyak video, maka disarankan upload saja videonya di Youtube atau platform tertentu dan tinggal embed video di website saja. Tujuannya biar tidak memakan banyak storage. Itu setidaknya 3 hal dari performa yang harus kalian perhatikan ketika hendak memilih web host. Selain performa, ada hal lain yang harus kamu perhatikan.

Sebelum Memilih Web Host, Cek Harganya Dulu!

Hal kedua yang harus kamu lakukan agar bisa mendapatkan penyedia hosting terbaik adalah dengan melihat harganya. Pertama, harga dari penyedia hosting itu harusnya masuk akal. Biasanya kalau kalian menggunakan shared hosting, kisaran harganya dari mulai di bawah 50.000 perbulan, hingga 100.000 perbulan. Untuk tahu berapa harga penyedia shared hosting, kamu harus mengecek banyak penyedia hosting. Setelah mengecek, kamu bisa membandingkan. Apakah harga-harga mereka itu masuk akal atau tidak. Sejauh perbedaannya tidak sangat timpang, maka masih masuk akal. Kemudian perhatikan juga apakah mereka meminta biaya setup hosting. Biasanya ada beberapa penyedia hosting yang meminta biaya setup hosting atau biasa mereka sebut dengan setup fee. Kalau itu ada, kami sarankan jangan mau! Lebih baik kalian mencari penyedia hosting yang sudah meng-include-kan setup hosting itu.

Selain itu, kalau penyedia hosting yang bagus, mereka tidak akan pernah meminta biaya setup. Kalau masih ada yang meminta, bisa jadi perusahaannya nggak cukup oke. Selanjutnya, pastikan harga perpanjangan dari hosting tersebut dicantumkan secara transparan. Sekarang ini hampir semua penyedia hosting itu selalu memberikan diskon yang besar saat kalian memulai hosting. Tapi ketika perpanjangan,harganya bisa naik dua kali lipat. Sebenarnya tidak masalah juga kalau harganya jadi naik, tapi yang jadi masalah adalah kalau tidak dijelaskan secara transparan. Pastikan juga penyedia hostingmu itu menggratiskan domain, entah domain id atau domain yang lain. Domain gratis ini sangat membantu untuk para pemula. Ada beberapa yang menggratiskan di awal tapi menyuruh kalian membayar tiap tahun setelah tahun pertama atau setelah paket pembelian selesai. Selain itu pastikan bahwa domain itu bisa kamu pindahkan ke hosting yang baru dan bisa ditransfer ke provider domain yang lain.Dalam soal melihat harga, kamu juga harus memastikan apakah penyedia hosting tersebut memberikan jaminan pengembalian uang 30 hari atau tidak. Tujuannya apa? Agar kalau kamu kecewa, kamu bisa menarik kembali uangmu itu. Bisa jadi meskipun mendapatkan banyak review bagus, tapi tetap tidak cocok denganmu?

Perhatikan Reputasi Perusahaan Tersebut

Kalau dalam sudut pandang reputasi perusahaan, maka hal pertama yang harus kalian perhatikan adalah umur dari penyedia hosting tersebut. Pastikan usia mereka setidaknya 3 tahun atau lebih. Biasanya yang berusia belum 3 tahun lebih, kualitasnya tidak terlalu baik. Kemudian pastikan perusahaan itu mendapatkan banyak review positif dari pelanggan mereka. Kamu bisa melihatnya di Google jika seandainya review dari penyedia hosting itu sendiri ditakutkan terlalu dibuat-buat. Dengan melihat apakah pelanggan mereka senang atau tidak bisa menjadi salah satu tolak ukur kualitas pelayanan dari penyedia hosting ini. Tapi ingat, pastikan kalau kamu membaca review yang memang benar-benar dari pengguna dari penyedia hosting tersebut. Lalu, selain membaca review positif, pastikan juga membaca review negatif. Ini penting, untuk tahu dan mampu mengukur apa saja resikonya. Ada 2 cara paling mudah untuk mengecek hosting, selain dari Google, kamu bisa melakukannya dengan mengecek sosial media dari penyedia hosting tersebut. Cek saja komen-komennya.

Pastikan Support dan Add-Ons yang Mereka Miliki

Support ini sangat penting. Ketika kamu memilih satu penyedia hosting, kamu harus memastikan bahwa penyedia hosting tersebut bisa memberikan support sampai 24 jam setiap hari. Karena kita sebagai pengguna website, tidak pernah tahu akan mengalami trouble soal website itu di jam berapa. Pastikan juga mereka memiliki live chat sehingga support mereka bisa dibilang reaktif. Dengan begini, masalahmu akan cepat terselesaikan. Selain itu pastikan juga perusahaan penyedia hosting itu jelas alamat dan namanya. Kalau perlu harus ada alamat fisiknya di kotamu. Pastikan dulu, takutnya masuk ke dalam ranah penipuan. Pastikan juga mereka menggunakan cPanel. cPanel adalah control panel yang bisa dibilang paling populer di dunia. Jika menggunakan cPanel, ada banyak keuntungan, pertama lebih mudah, dan kedua lebih aman.

Pastikan juga mereka memiliki semacam blog yang isinya lengkap soal pengetahuan mengenai website dan hal-hal yang berhubungan. Jadi kamu tidak perlu repot harus mencari di tempat lain. Cukup di blog mereka saja. Selain itu kamu harus memastikan kalau ada pilihan untuk upgrade paket. Ini penting. Kenapa? Karena cepat atau lambat, bisnismu akan berkembang. Pun begitu, kalian pasti ingin bisnis kalian berkembang kan? Nah, untuk itu pastikan ada pilihan upgrade. Jadi kalian tidak perlu ribet. Jadi itu beberapa hal yang harus kalian pertimbangkan ketika memilih web host. Kalau dari kalian sendiri, apakah ada pertimbangan lain? Coba tuliskan di kolom komentar donk!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here