Di panduan lengkap Conversion Tracking ini, kamu akan mempelajari:

  • Instruksi detil memasang conversion tracking
  • Cara verifikasi & konfirmasi pemasangan conversion tracking tag
  • Cara membaca data konversi
  • Cara dapatkan dukungan jika ada pertanyaan/kesulitan

Yuk, ikuti panduan step-by-step berikut, lengkap dengan screenshot loh.

STEP 1: BUAT TINDAKAN KONVERSI DI AKUN GOOGLE ADS

1) Di sudut kanan atas, klik tombol alat , lalu di bagian “Pengukuran”, klik “Konversi”
2) Klik tombol + > dari opsi, pilih Situs web

3) Masukkan “Nama konversi” untuk membantu Anda mengenali tindakan konversi ini nanti di laporan konversi.
4) Di samping “Nilai”, pilih cara melacak nilai dari setiap konversi. Nilai di sini dalam jumlah uang.

  • Gunakan nilai yang sama untuk setiap konversi. 
    • Kalau kamu hanya menjual 1 produk dengan 1 harga, maka kamu bisa tentukan setiap tindakan konversi selalu bernilai sama.
  • Gunakan nilai yang berbeda untuk setiap konversi. 
    • Kalau menjual banyak produk dengan berbagai harga di situs, Anda bisa pasang kode dinamis khusus di situs yang memberitahu sistem nilai harga spesifik untuk masing-masing pembelian.  
    • Pelajari lebih lanjut di sini. Konsultasikan dengan tim developer web Anda untuk mengetahui cara terbaik dalam mengintegrasikan cuplikan peristiwa dengan situs sehingga dapat memperoleh nilai konversi dinamis.
  • Jangan gunakan nilai. 
    • Kalau tidak ada harga, dan hanya ingin tahu berapa kali orang mengeklik tombol “Daftar”, tombol “Telepon” dan tombol lainnya.

5) Di samping “Jumlah”, pilih cara menghitung konversi ini.

  • Satu. Setelan ini paling tepat untuk prospek, seperti formulir pendaftaran pada situs web, ketika hanya satu konversi per klik iklan dari 1 orang yang lebih masuk akal.
    • Kalau 1 orang klik iklan dan masuk ke situs Anda, dan mengisi formulir 2 kali > di laporan konversi AdWords hanya akan dicatat sebagai 1 saja. Bukan 2.
  • Setiap. Setelan ini paling tepat untuk penjualan, ketika setiap konversi cenderung menambah nilai bagi bisnis Anda.
    • Kalau 1 orang klik iklan dan masuk ke situs Anda, dan mengisi formulir 2 kali > di laporan konversi AdWords hanya akan dicatat sebagai 2.

 7) Setelan Periode konversi, Periode konversi melalui tampilan, Sertakan dalam Konversi dan Model Atribusi tidak perlu diubah jika tidak butuh setelan khusus. Lihat di sini untuk penjelasan masing-masing.

8) Klik Buat dan lanjutkan.

 Sekarang Anda akan melihat layar yang menunjukkan bahwa Anda telah membuat tindakan konversi dan Anda dapat menyiapkan tag. Ikuti petunjuk di bagian berikutnya untuk menyesuaikan dan menyimpan tag.

STEP 2: (HANYA KALAU SITUS BELUM ADA TAG SITUS GLOBAL) COPY & PASTE KODE TAG SITUS GLOBAL KE SEMUA HALAMAN SITUS WEB (BUKAN HANYA HALAMAN YANG ADA KONVERSI)

Jika Anda sudah pernah set up remarketing dan sudah memasang tag situs global ini di semua halaman situs web sebelumnya, maka Anda tidak perlu ulangi. Pilih opsi “Saya telah menginstal tag situs global di situs saya saat membuat tindakan konversi lain dalam akun ini” .

Anda harus menambahkan 2 cuplikan kode ke situs: 1) tag situs global dan 2) cuplikan peristiwa. Lihat bagian berikut untuk tag situs global.

1) Pilih “Instal tag sendiri” (berlaku untuk mayoritas pengguna)

 2) Untuk kebanyakan pemula, Anda akan memilih “Saya belum menginstal tag situs global di situs saya”. 

Penting: Tag situs global ini hanya perlu diinstal sekali saja. Artinya, di masa depan jika kamu mau buat tindakan konversi tambahan, kamu tinggal pilih “Saya telah menginstal tag situs global di situs saya saat membuat tindakan konversi lain dalam akun ini” dan tidak perlu instal tag ini lagi.

3) Setelah itu, copy kode di kotak berikut secara keseluruhan (penting: jangan edit kode di dalam sama sekali)


Step 3 : Pilih Cara Melacak Konversi (i) Pemuatan Halaman atau (ii) Klik

Pilih apakah tindakan konversi yang kamu inginkan berdasarkan pemuatan halaman atau klik.

  • Pemuatan halaman: Konversi akan dihitung saat pelanggan mengunjungi “halaman konversi” seperti halaman konfirmasi pembelian atau pendaftaran sukses. Ini adalah opsi default dan yang paling umum.

Ini digunakan oleh pengiklan yang mau tracking konversi berdasarkan berapa kali sebuah halaman spesifik tampil untuk pelanggan.

Misalnya, seseorang mengisi formulir di situs Anda www.toko.com/form. Setelah klik “SUBMIT” atau “DAFTAR” ketika selesai isi formulir, pelanggan Anda akan dibawa ke halaman www.toko.com/form/sukses.

Anda bisa setel agar setiap kali halaman www.toko.com/form/sukses dimuat –> sebuah konversi akan dilaporkan. 

Klik: Hitung konversi saat pelanggan mengklik tombol atau link (seperti tombol “Daftar” atau “Kontak BBM”). Anda harus mengedit kode tracking konversi sesuai petunjuk ini

Ini digunakan oleh pengiklan yang mau tracking konversi berdasarkan jumlah klik pada sebuah tombol.

Nah, misalnya Anda ingin tracking jumlah klik pada tombol Book Tour yang ada di halaman www.tour.com/register atau jumlah klik pada tombol Telepon di situs Anda.

Kamu akan perlu membuat pemilihan antara “Pemuatan halaman” atau “Klik” di bagian berikut di Step 4).

STEP 4: TAMBAHKAN TAG CUPLIKAN PERISTIWA HANYA DI HALAMAN YANG INGIN DILACAK SEBAGAI KONVERSI

Sekali lagi, kamu harus menambahkan 2 cuplikan kode ke situs: 1) tag situs global dan 2) cuplikan peristiwa. Langkah selanjutnya akan tergantung dengan pilihan “Cuplikan peristiwa” kamu.

Lihat bagian Step 4A & 4B berikut untuk langkah pasang kode cuplikan peristiwa untuk masing-masing opsi.

STEP 4A – Cuplikan Peristiwa: Pemuatan Halaman

Ini digunakan oleh pengiklan yang mau tracking konversi berdasarkan berapa kali sebuah halaman spesifik tampil untuk pelanggan.

Misalnya, seseorang mengisi formulir di situs Anda www.toko.com/form. Setelah klik “SUBMIT” atau “DAFTAR” ketika selesai isi formulir, pelanggan Anda akan dibawa ke halaman www.toko.com/form/sukses

Anda bisa setel agar setiap kali halaman www.toko.com/form/sukses dimuat –> sebuah konversi akan dilaporkan.  

Caranya, Anda tinggal copy kode di bagian berikut, lalu paste HANYA di halaman yang ingin Anda laporkan sebagai konversi misalnya www.toko.com/form/sukses

Sekali lagi, pastenya di antara <head> dan </head> pada halaman itu. Tepat setelah / di bawah kode tag global situs. 

STEP 4B – Cuplikan Peristiwa: Klik

Ini digunakan oleh pengiklan yang mau tracking konversi berdasarkan jumlah klik pada sebuah tombol. 

Nah, misalnya Anda ingin tracking jumlah klik pada tombol Book Tour yang ada di halaman www.tour.com/register

1) Copy kode di bagian berikut, lalu paste HANYA di halaman yang ingin Anda laporkan sebagai konversi misalnya www.tour.com/register

Sekali lagi, pastenya di antara <head> dan </head> pada halaman itu. Tepat setelah / di bawah kode tag global situs.

 2) Lalu klik “Inspect” tepat pada tombol yang ingin dilacak sebagai konversi. Lihat langkahnya di browser Chrome sebagai berikut:

3) Misalnya, di sini kita bisa lihat bahwa kode tombol “Book tour” ini adalah:<button class=”btn book” style=”background-color: #66a400; color:white;”>Book tour</button> 

4) Tambahkan atribut onclick / onclick command ke kode tombol tersebut… I. Format atribut onclick yang perlu ditambahkan: 

Opsi 1: Gunakan jika tombol menuju sebuah URL ketika diklikonclick=”return gtag_report_conversion(‘http://example.com/your-link‘)” –> ganti http://example.com/your-link dengan URL tujuan tombol Anda 

Opsi 2: Gunakan jika tombol menuju ke nomor telepon, Whatsapp atau BBM ketika diklik

onclick=”return gtag_report_conversion(‘tel:XXX-XXX-XXXX’)” –> ganti tel:XXX-XXX-XXXX dengan nomor telepon di situs Anda

II. Copy paste atribusi onclick ke kode tombol original seperti berikut:

Kode tombol original: 

<button class=”btn book” style=”background-color: #66a400; color:white;”>Book tour</button>

Kode tombol dengan tambahan atribut onclick: <button onclick=”return gtag_report_conversion(‘http://www.tour.com/register/success‘)” class=”btn book” style=”background-color: #66a400; color:white;”>Book tour</button> 

III. Contoh-contoh format kode tombol lain setelah ditambahkan “atribut onclick”:

Contoh 1)

Kode tombol original:
<a href=”https://www.tour.com/register/success” class=”btn book”>Book tour</a>

Kode tombol dengan tambahan atribut onclick: 
<a onclick=”return gtag_report_conversion(‘http://www.tour.com/register/success‘);”href=”https://www.tour.com/register/success” class=”btn book”>Book tour</a> 

Contoh 2)

Kode tombol original:<img src=”whatsapp_button.gif” alt=”WA sekarang!” width=”32″ height=”32″ /> 

Kode tombol dengan tambahan atribut onclick:
<img src=”whatsapp_button.gif” alt=”WA sekarang!” width=”32″ height=”32″onclick=”return gtag_report_conversion(‘tel:XXX-XXX-XXXX’)” />  

Contoh 3)

Kode tombol original:<button class=”btn-whatsapp”>Book tour via WA</button>

Kode tombol dengan atribut onclick:
<button onclick=”return gtag_report_conversion(‘tel:XXX-XXX-XXXX’)” class=”btn-whatsapp”>Book tour via WA</button>

Step 5: Periksa Status Tracking Konversi Setelah 24 Jam

Periksa status tracking konversi SETELAH 24 JAM memasang Tag Global Situs & cuplikan peristiwa 

Setelah 24 jam, seharusnya status akan berubah dari “Belum diverifikasi” menjadi “Tidak ada konversi terbaru”“Mencatat konversi” atau “Tag tidak aktif”.  

Pelajari arti setiap status selengkapnya di sini

JIKA SETELAH 24 JAM STATUS MASIH “BELUM DIVERIFIKASI”  

Konfirmasi bahwa tag global situs dan cuplikan peristiwa (dan atribut onclick jika berlaku) telah dipasang dengan tepat. 

Verifikasi tag tracking konfirmasi dengan langkah di sini(bagian “Mengonfirmasi dan memverifikasi tag tracking konversi)

Sumber : https://support.google.com/google-ads/thread/4345407?hl=id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here