Razer memperkenalkan smartphone terbaru yaitu Razer Phone 2, yang dimaksudkan untuk membangun pijakan di pasar smartphone game baru. Kita lihat bahwa beberapa waktu lalu smarthphone dengan flagship terbaru Razer, hampir terlihat sama dengan smartphone Razer versi sebelumnya. Tetapi Razer Phone 2 memiliki bingkai berbahan aluminium. Razer Phone 2 dirilis sebagai ponsel game dengan peningkatan yang relavan pada bagian layar dan audio dan fitur waterproof.

Photo by Amelia Holowaty Krales / The Verge
Photo by Amelia Holowaty Krales / The Verge

Razer Phone 2 menggunakan chipset Snapdragon 845 seperti yang digunakan oleh flagship android lainnya. Over clock 2.8GHz dengan chip visual Adreno 630. Untuk mengatasi disipasi panas, Razer bahkan memiliki versi yang lebih kecil dari teknologi pendingin ruang uap yang digunakan pada laptop Blade 15-nya, yang dirancang untuk menjaga ponsel agar tidak terlalu panas.

Photo by Amelia Holowaty Krales / The Verge
Photo by Amelia Holowaty Krales / The Verge

Razer Phone 2 dibundle dengan RAM 8GB, antena gigabite LTE untuk data yang lebih cepat, internal memory 64GB dan baterai berkapasitas 4.000 mAh. Razer Phone 2 juga didukung dengan system operasi Android 8.1 dengan Nova Launcher secara default, tetapi Android Pie saat ini dalam pengujian dan direncanakan sebagai upgrade over-the-air.

Seperti yang kita ketahui setiap game yang rilis untuk smartphone saat ini di dominasi game terbaik untuk sistem operasi iOS dibandingkan dengan Android. Karena itu Razer memberi tahu bahwa ini adalah masalah ini dan bekerja sama dengan studio game untuk tidak hanya mengoptimalkan permainan mereka untuk Razer Phone 2 seperti game: PUBG Mobile, Rival: Crimson x Chaos, Marvel Future Fight, dan RuneScape untuk beberapa nama – tetapi juga konten eksklusif demi masa depan.

Photo by Amelia Holowaty Krales / The Verge
Photo by Amelia Holowaty Krales / The Verge

Razer mengganti logo triple-snake di bagian belakang dengan versi backlit Chroma yang lebih besar yang berfungsi sebagai notifikasi, saat menghapus LED notifikasi dari depan. Ini mendukung 16,8 juta warna (sama seperti produk yang didukung Chroma Razer lainnya) dan dapat menggunakan mode pencahayaan bersepeda statis, bernapas, atau spektrum. Dengan layar 5.7 inci dan peningkatan pada tingkat kecerahan HDR sekaligus menjaga resolusi qHD 2560×1440 dengan refresh rate 120Hz untuk menciptakan visual yang konsisten dan sangat halus.

Menurut saya sendiri sih smartphone ini memang cukup menarik, selain saya memang suka dengan brand Razer ini, tapi smartphone ini menurut saya masih bisa dikalahkan dengan brand pesaingnya seperti ASUS. Asus beberapa waktu yang lalu telah merilis ASUS ROG Phone dengan banderol harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan Razer Phone 2. Dari sisi design interface ASUS ROG Phone menurut saya jauh lebih keren.

Sumber :
techradar.com
theverge.com

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here